\\\Komponen instalasi listrik merupakan bahan atau benda yang dipasang, baik berfungsi sebagai komponen utama maupun komponen bantu, sehingga membentuk satu kesatuan dalam sistem instalasi listrik.
Terdapat banyak sekali jenis komponen dalam instalasi listrik yang diperlukan agar listrik dapat bekerja dengan baik. Tidak ada salahnya jika Anda mengetahui jenis-jenis komponen listrik serta jenisnya. Pengetahuan ini tentunya akan sangat membantu Anda jika terdapat gangguan pada instalasi listrik.
Komponen Instalasi Listrik dan Fungsinya
Berbagai komponen yang harus anda ketahui dan persiapkan sebelum melakukan instalasi listrik. Berikut ini adalah daftar beberapa komponen tersebut :
1. Saklar
Komponen yang satu ini merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk memutus jaringan listrik atau untuk menghubungkannya. Saklar juga memiliki fungsi untuk memberikan kenyamanan ketika ada hal yang memungkinkan menyebabkan risiko seperti korsleting listrik.
2. Stop kontak
Stop kontak merupakan komponen listrik yang memiliki fungsi mendistribusikan energi listrik dari instalasi rumah ke beban. Maksud dari beban yaitu televisi, radio, rice cooker, mesin cuci dan alat elektronik lainnya.
3. Pipa
Komponen pipa listrik memberikan perlindungan penghantar pada saat mengalami gangguan mekanis dan juga dapat melindungi kabel dari bahaya yang dapat menyebabkan kabel rusak.
4. Isolasi
Merupakan sebuah tipe selotip yang sensitif terhadap tekanan listrik alias bersifat stretch. Fungsinya untuk menutup atau mengisolasi kabel listrik dan material lainnya yang dapat menghantarkan listrik.
5. MCB
Komponen ini berfungsi sebagai sistem proteksi dalam instalasi listrik bila terjadi beban lebih dan hubungan singkat arus listrik. (short circuit atau korsleting ).
6. Kabel listrik ELCB ( earth leakage circuit breaker )
Komponen listrik ini berfungsi sebagai proteksi apabila terjadi kebocoran arus listrik atau kesetrum. ELCB bekerja dengan mendeteksi arus listrik yang tidak seimbang.
7. T-dus
T-dus merupakan tempat sambungan kabel atau percabangan kabel sebagai proteksi pertama bagi perlindungan dan pengamanan untuk sambungan-sambungan listrik. Berfungsi untuk wadah penjepit dan percabangan bagi pipa kelistrikan yang berfungsi untuk melindungi instalasi kabel dari kerusakan faktor external.
8. Embodus
Embodus merupakan tempat untuk sambungan kabel pada dinding dan sekaligus dipakai sebagai tempat menempel saklar, stop kontak listrik, stop kontak AC, stop kontak kabel telepon dan stop kontak kabel televisi, serta untuk menempelkan aksesoris lain yang berkenaan dengan instalasi listrik pada dinding tembok bangunan.
9. Kotak MCB dan ELCB
Kotal MCB dan ELCB berfungsi sebagai tempat atau kotak untuk menempatkan MCB agar instalasi listrik bisa bekerja lebih aman.
10.Bargainser
Komponen Bargainser berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah tinggal, sekaligus juga berfungsi sebagai pengukur jumlah daya listrik yang digunakan rumah tinggal tersebut dalam satuan kWh.
11. Pengaman listrik
Komponen ini berfungsi melindungi atau mengamankan atau mencegah sistem instalasi listrik dari beban arus yang melebihi kemampuannya.
12. Fitting
Fitting berfungsi sebagai dudukan lampu seperti lampu pijar, neon, TL, downlight dan jenis lampu lainnya.
Untuk informasi lain dibidang kelistrikan bisa Anda dapatkan dari PMI Energy Indonesia. Anda juga dapat berkonsultasi ataupun mencari jasa terkait. Berikut website resmi PMI Energy Indonesia https://pmienergyindonesia.com/.
